Pada setiap even akbar olahraga dunia seperti Olimpiade, dalam rangkaian acaranya selalu dimulai dengan festival arak-arakan barisan pembawa obor api Olimpiade. Termasuk juga pada Olimpiade Musim Panas 2008 yang akan digelar di Beijing mulai 8 Agustus hingga 24 Agustus 2008.Estafet perjalanan obor ini didukung oleh negara-negara peserta dan juga mitra utama yang dipilih secara resmi oleh komite Olimpiade, seperti perusahaan elektronik raksasa asal Korea, Samsung, yang sejak Olimpiade Athena 2004 dinobatkan sebagai mitra utama dalam program perjalanan obor api Olimpiade ini.
Sebagai dukungannya pada Olympic Torch Relay Beijing 2008, Samsung yang juga bertindak sebagai Presenting Partner untuk OTR Beijing 2008, telah memulai kampanyenya mencari 1.500 orang yang akan membawa obor olimpiade.
Dari 1500 kandidat tersebut, 14 orang akan dipilih dari Indonesia, sementara 1.112 orang dipilih dari tuan rumah China dan selebihnya dari negara-negara di sembilan kawasan regional termasuk Amerika Utara dan Eropa.
Mereka yang masuk dalam kategori pembawa obor (torchbearer) olimpiade ini adalah mereka yang berprestasi dan mampu merefleksikan semangat dari Samsung ‘Push the Limit for Better Life’.
Dan untuk menemukan sosok yang sesuai kriteria, PT SEIN (Samsung Indonesia) memilih enam orang pembawa obor olimpiade yang akan melewati kota Jakarta. Enam orang tersebut dipilih dari berbabagi kelangan seperti role model (1 orang), inspiring people (dipilih secara online – 3 orang), dari media (dipilih berdasarkan tulisan terbaik – 1 orang), dan karyawan terbaik dari PT SEIN (1 orang).
Untuk role model, PT SEIN memilih Dik Doank menjadi pembawa obor olimpiade. Dik Doank terpilih, karena sikap dan pemikirannya dinilai sangat mempedulikan pendidikan anak-anak yang kurang mampu, dan kiprah-kiprahnya dianggap mampu memberi makna dan manfaat bagi kehidupan anak-anak dan orang-orang di sekitarnya.
Sementara untuk pembawa obor dari inspiring people (3 orang), PT SEIN membuka kontes online di mana masyarakat bisa berpartisipasi secara langsung dengan voting secara online selama bulan September 2007 ini untuk memilih 3 dari 10 nominasi terbaik yang akan menjadi pembawa obor olimpiade yang sampai di Jakarta pada 22 April 2008.
The inspiring people ini dipilih oleh Samsung Electronics Indonesia berdasarkan prestasi dan kiprahnya dalam bidang olahraga, kesenian, dan sosial serta budaya. Mereka di antaranya yaitu: Ade Rai (atlet binaraga), Richard Sambera (atlet renang), Candra Widjaya (atlet bulutangkis), Tamara Geraldine (pembawa acara TV), Luna Maya (aktris dan model), Marcell (penyanyi dan aktor), Dinna Olivia (aktris dan model), Denny Sumargo (atlet basket dan model), Antonius Joko Endratmo (atlet basket & model), serta Rifat Sungkar (pembalap).
Dari hasil polling sampai saat ini, Luna Maya masih menduduki posisi paling atas dengan hasil voting sebanyak 47.84%. Di bawah Luna Maya ada pebulutangkis Candra Wijaya (24,16%) diikuti pebasket Denny Sumargo (20,34%), perenang Richard Sambera (8,12%), Ade Rai (0,15%), Rifat Sungkar (0,10%), Tamara Geraldine (0,09%), Marcell (0,06%), dan Antonius Joko Endratmo (0,03%).
Polling online pembawa Obor Olimpiade 2008 ini akan berakhir pada 30 September 2007. Dan untuk lebih meningkatkan perhatian masyarakat terhadap olimpiade ini, Samsung telah menyiapkan lomba game online yang akan berlangsung hingga April 2008. Game ini berhadiah menarik dan akan diberikan pada 3 orang pemenang.
Sementara itu pembawa obor keenam diambil dari kalangan media. Samsung akan memilih seorang wartawan yang dinilai mampu memberikan ulasan berimbang seputar pesta olahraga Olimpiade Musim Panas Beijing 2008, termasuk kegiatan Olympic Torch Relay dan sponsorship Samsung.
Api dan obor Olimpiade sendiri akan memulai perjalanannya berkeliling dunia pada tanggal 25 Maret 2008, dimulai dari Yunani dengan ‘Lighting Ceremony’ di Olympia, dilanjutkan dengan perjalanan mengunjungi 136 kota di seluruh dunia, dan akan berakhir pada tanggal 8 Agustus 2008 di kota Beijing. Indonesia menjadi salah satu negara yang akan dilewati estafet obor bersejarah ini. Ini baru pertama kalinya Olympic Torchbearer melewati Indonesia yaitu di Jakarta.